CateringKu • Panduan Evergreen

Cara Mengelola Usaha Catering: Pesanan, Jadwal Produksi, Bahan Baku, hingga HPP

Panduan alur operasional catering dari pesanan dan jadwal acara sampai DP, produksi, bahan baku, resep/BOM, HPP, dan laporan.

Minta Demo CateringKu
CateringKu Kodesia
Jawaban singkat

Sistem catering yang baik menghubungkan pesanan dengan jadwal, pembayaran, dan kebutuhan produksi. Pada level lebih lanjut, menu dapat dikaitkan dengan resep/BOM sehingga kebutuhan bahan, stok, pembelian, HPP, dan estimasi profit dapat dipantau lebih terstruktur.

Bisnis catering mempunyai karakter yang berbeda dari penjualan biasa karena transaksi hampir selalu terikat waktu. Pesanan hari ini mungkin baru diproduksi beberapa hari lagi, memiliki jumlah porsi besar, memerlukan DP, dan harus selesai pada jam tertentu.

Karena itu, sistem catering perlu menjawab dua pertanyaan sekaligus: apa yang dipesan pelanggan dan apa yang harus disiapkan dapur. Ketika kedua sisi ini dipisahkan, risiko pesanan terlewat atau bahan kurang akan meningkat.

Bagaimana alurnya bekerja?

  1. Admin mencatat pelanggan, menu atau paket, jumlah pesanan, dan jadwal acara/pengiriman.
  2. DP atau pelunasan dicatat agar status pembayaran terlihat jelas.
  3. Pesanan yang sudah dikonfirmasi masuk ke kalender atau rekap produksi sesuai tanggal.
  4. Pada paket yang mendukung bahan baku, resep/BOM menghubungkan produk dengan kebutuhan bahan.
  5. Pembelian bahan dapat menambah stok, sedangkan pemakaian berbasis resep dapat digunakan untuk kontrol operasional produksi.

Komponen yang perlu diperhatikan

Pesanan multi-item

Satu pesanan dapat berisi beberapa menu atau paket.

Jadwal acara/pengiriman

Tanggal menjadi bagian penting agar tim memahami prioritas produksi.

DP dan pelunasan

Membantu memisahkan pembayaran awal dan sisa pembayaran.

Resep/BOM

Pada edisi yang mendukungnya, komposisi produk menjadi dasar kebutuhan bahan.

HPP dan estimasi profit

Membantu melihat biaya bahan berdasarkan cost saat ini dan membandingkannya dengan nilai jual.

Dari order ke dapur

Misalnya pelanggan memesan nasi box untuk sebuah acara. Admin mencatat jumlah, tanggal, item, dan DP. Menjelang tanggal produksi, tim melihat rekap pesanan. Bila modul bahan digunakan, kebutuhan bahan dapat ditinjau dari resep/BOM sebelum pembelian dan proses produksi dilakukan.

Ringkasan fitur CateringKu
Ringkasan fitur CateringKu
Perbandingan paket CateringKu
Perbandingan paket CateringKu

Hal yang perlu diperhatikan sebelum digunakan

  • Shortcut WhatsApp menggunakan link wa.me, bukan gateway pengiriman pesan otomatis.
  • Form order online merupakan permintaan order sederhana; admin tetap perlu melakukan konfirmasi.
  • Estimasi HPP memakai cost bahan saat ini, bukan snapshot historis setiap transaksi.
  • Kontrol stok pada produk ini ditujukan untuk kebutuhan operasional dan bukan pengganti sistem akuntansi persediaan penuh.

Pertanyaan yang sering muncul

Mengapa catering membutuhkan kalender pesanan?

Karena kapasitas produksi terikat tanggal. Kalender membantu melihat beban kerja dan pesanan yang harus diprioritaskan.

Apa fungsi BOM pada catering?

BOM atau resep menghubungkan menu dengan komponen bahan sehingga kebutuhan produksi lebih mudah dihitung.

Apakah pelanggan bisa memesan lewat form online?

Pada edisi yang mendukung fitur tersebut, form online dapat menerima permintaan order; admin tetap mengonfirmasi pesanan.

Apakah HPP yang tampil merupakan HPP historis?

Tidak selalu. Pada implementasi demo ini estimasi HPP menggunakan cost bahan saat ini.